Kisah Nyata

Cerita ini adalah kisah nyata saya, saya berharap temen-temen bisa mengerti dan memahami kondisi saya waktu itu, karna otomatis dari tanggal itu saya selalu kepikiran dan akhirnya waktu online saya dan waktu pengisian blog di DeannSetiia.Net jadi kacau.

Pada tanggal 05 September 2012 yang lalu, ketika saya ingin berangkat kewarnet terdekat dikomplek pengabdian saya ini, ketika itu saya sedang pergi bersama Yusuf (Teman sekamar), seperti biasanya, rute yang kami lalui lewat jalan yang paling sepi, tempat yang jalanannya tidak ada lampunya sama sekali, saya memilih tempat itu karna pertama biasanya juga ketika saya mau keluar masuk komplek pengabdan saya, saya selalu mengambi jalan itu meskipun gelap dan tak ada rumah warga, dan yang kedua agar tidak terlalu jelas nampak karena nantinya takut santri-santri dikomplek pengabdian saya ini memandang kami itu jelek karna sering keluar-keluar melulu. Seperti biasanya, kami asik-asiknya browsing lewat HandPhone masing-masing,

maklumlaah dari pada jalan dan ngerasain pemandangan sekitar, lebih baik juga ngambil enjoynya aja. Karena jalanannnya sudah mulai sangat gelap. sesaat saya pun mengambil HandPhone saya yang saatunya lagi buat menerangi jalan. Maklum, punya dua HandPhone (Heehee). Namun ketika asik-asiknya berjalan, saya merasakan jantung saya berdetak sekali dan setelah itu pikiran mulai panik setelah melihat sekilas ada sesuatu yang bergerak disebelah pohon kelapa yang berada didekat pemancar (Tower). Saya sudah berpikir untuk balik lagi kekomplek pengabdian dan langsung ninggalin yusuf, teman saya tersebut. Namun, karna mungkin hanya firasat saya saja, saya coba untuk melihatnya lagi. Ternyata benar yang saya rasa, ada sessok makhluk yang berada tepat disamping pohon kelapa itu. Makhluk itu tidak terbang, tapi juga tidak menyentuh kedasar bumi. Jadi, saya semakin panik. Jantung terasa berhenti berdetak, kepala saya terasa menghimpit, begitu juga darah yang mengalir ditubuh saya benar-benar terasa sangat hangat. Mata saya masih melihat kearah sana, saya sendiri gak bisa bergerak karna sosok itu berada didepan kanan saya sekitar 8-12 meter. Insiden itu terjadi kurang dari 5 detik, tapi entah kenapa saya merasa waktu terasa sangat lambat sehingga saya merasa tak nyaman dibuatnya, mata saya masih melihatnya hingga dia pergi seperti terbang menjauh dan menghilang dari pengelihatan saya. Mungkin sekitar 1,5-3 detik saja. Saya baru sadar kalau Yusuf, teman saya telah berada dua meter melebihi saya, dan itu artinya saya ketinggalan langkah dari dia, dia tak melihatnya karna dia hanya melihat HandPhonenya saja, entah lagi Browsing atau sedang ngapain intinya waktu saya sadar lagi, saya baru bisa berjalan, saya susul dia dan malah saya berjalan lebih cepat dari biasanya. “Yusuf bilang jangan cepet-cepet napa nil”, waktu itu saya mulai merasa deg-degan gak karuan, tangan saya juga jadi dingin pucat, saya gak tau gimana expresi muka saya waktu itu karna saya sendiri tidak membawa cermin. Ketika sudah berada disekitar dirumah warga. Saya baru bisa berkata “Sup, udah jangan lewat sini lagi. Gue ngelihat”, dan setelah itu kami berbincang dan saya menceritakan apa yang barusan saya lihat. Beneran temen-temen, waktu itu saya melihatnya, itu setan! Hantu! Atau apa, saya memang percaya ada makhluk seperti itu, tapi kalau sekarang ditanya lagi saya bakal bilang bahwa makhluk itu benar-benar ada disekitar kita
.

Tinggalkan Balasan