Kisah Nyata

Cerita ini adalah kisah nyata saya, saya berharap temen-temen bisa mengerti dan memahami kondisi saya waktu itu, karna otomatis dari tanggal itu saya selalu kepikiran dan akhirnya waktu online saya dan waktu pengisian blog di DeannSetiia.Net jadi kacau.

Pada tanggal 05 September 2012 yang lalu, ketika saya ingin berangkat kewarnet terdekat dikomplek pengabdian saya ini, ketika itu saya sedang pergi bersama Yusuf (Teman sekamar), seperti biasanya, rute yang kami lalui lewat jalan yang paling sepi, tempat yang jalanannya tidak ada lampunya sama sekali, saya memilih tempat itu karna pertama biasanya juga ketika saya mau keluar masuk komplek pengabdan saya, saya selalu mengambi jalan itu meskipun gelap dan tak ada rumah warga, dan yang kedua agar tidak terlalu jelas nampak karena nantinya takut santri-santri dikomplek pengabdian saya ini memandang kami itu jelek karna sering keluar-keluar melulu. Seperti biasanya, kami asik-asiknya browsing lewat HandPhone masing-masing,

Lanjut membaca

Surat Untuk Mama (dari bayi yang di aborsi)

Mama sayang…
Aku di surga sekarang, duduk di pangkuan Tuhan.
Ia mengasihiku dan aku menangis di pelukannya,
sebab pedih pilu hatiku, begitu ingin aku menjadi putri mungilmu.
Aku tidak terlalu mengerti apa yang telah terjadi.
Yang aku rasa, aku begitu senang ketika menyadari keberadaanku.

Aku ada di suatu tempat yang gelap, namum nyaman.
Aku melihat bahwa aku mulai mempunyai jari-jari dan jempol.
Aku cantik seiring perkembanganku, tapi aku belum siap meninggalkan tempatku.
Aku menghabiskan sebagian besar waktuku dengan berpikir atau tidur.
Bahkan sejak hari-hari pertamaku, aku merasakan ikatan istimewa antara engkau dan aku.

Kadang aku mendengarmu menangis, dan aku menangis bersamamu.
Kadang engkau berteriak memaki, lalu aku menangis.
Aku dengar papa memaki balik.
Aku sedih dan berharap engkau akan segera baik kembali.
Aku heran mengapa engkau begitu sering menangis.
Suatu hari engkau menangis sepanjang hari, pilu hatiku rasanya.
Tak kubayangkan mengapa engkau begitu berduka.

Pada hari itu juga hal yang paling mengerikan terjadi.
Monster yang amat keji masuk ke tempat hangat dan nyaman dimana aku berada.
Aku sangat takut, aku mulai menjerit, tapi tak sekalipun engkau menolong.
Mungkin engkau tak pernah mendengarku.

Monster itu semakin lama semakin dekat, sementara aku terus berteriak.
“Mama, mama….. Tolong aku…. Mama, tolong aku…….”
Suatu monster yang amat mengerikan itu aku rasakan.
Aku berteriak dan berteriak hingga tak sanggup lagi.
Lalu monster itu mulai mencabik lenganku.
Sungguh sakit rasanya, sakit tak tak dapat kuungkapkan dengan kata.
Monster itu tidak berhenti.
Bagaimana aku mohon agar ia berhenti???

Aku menjerit sekuat tenaga, sementara ia mencabik putus kakiku.
Sepenuhnya aku dalam kesakitan, aku sekarat.
Aku tau, tak akan pernah aku melihat wajahmu atau mendengarmu membisikkan betapa engkau mengasihiku, mama..

Mama, aku ingin menghapus butir-butir air matamu ketika engkau bersedih.
Aku punya banyak rencana untuk membuatmu bahagia.
Tapi aku tak bisa, mimpi-mimpiku musnah sudah.
Menanggung sakit tak terperi, pedih, pilunya hati kurasakan melampaui segalanya.

Lebih dari segalanya aku ingin menjadi putrimu.
Tak ada gunanya sekarang, aku meregang nyawa dalam sengsara tak terkatakan.
Hanya hal-hal buruk yang terlintas di benakku.

Sekarang aku mati…
Aku merasa diriku terangkat oleh malaikat besar yang membawaku ke suatu tempat yang indah.
Aku masih menangis, tapi segala rasa sakit tubuhku sirna sudah.
Malaikat membawaku kepada Tuhan dan menbaringkanku dalam pelukanNya.
Tuhan mengatakan bahwa Tuhan mencintaiku, aku merasa bahagia..
Kutanya padanya apa itu yang membunuhku??
“Aborsi”.

Aku tidak tau apa itu aborsi, aku pikir nama monster itu.
Aku telah berjuang sehabis-habisnya untuk hidup.
Aku ingin hidup….!!!
Kuat keinginanku, tapi aku tak mampu.
Monster itu terlalu kuat.
Dicabik-cabiknya lengan dan kakiku, lalu seluruh tubuhku.
Tak mungkin bagiku untuk hidup.
Aku hanya ingin engkau tau bahwa aku ingin tinggal bersamamu.
Aku tidak mau mati….!!!

Mama, berhati-hatilah terhadap monster itu..
Mama, aku mengasihimu..
Aku sedih karena engkau harus menaggung rasa sakit seperti yang ku alami..

Boros Waktu?

Buat temen-temen yang ingin dapet motivasi atau nasihat yang mengingatkan temen-temen untuk selalu berusaha menjadi manusia terbaik dibumi ini,  Server Finall Rhyra Van Houtten (Orang paling ganteng sedunia) mau sedikit memberi arahan buat temen-temen yang lagi pada membutuhkannya, entah kenapa ya udah seringkali kita mengabaikan waktu disekitar kita, yaaa seperti rasa jenuh dan malas yang akhirnya secara tidak langsung waktu yang seharusnya kita gunakan untuk satu hal jadi terbengkalai, terkadang jika satu hal sudah seperti itu, dia akan merembet kepada hal-hal lain sehingga nampaklah kalau kita itu jadi tukang korupsi, meskipun korupsi yang seperti ini tak mungkin membawa kita kepada orang-orang KPK. tapi tetap saja, masih ada yang menghakimi kita, yaitu orang-orang disekitar kita, mereka bisa saja memberi tanda kepada kita bahwa kita tak dapat mengatur waktu ini dengan baik.

Lanjut membaca