Menghentikan Beban Hidup dari Jenis Minuman

Postingan kali ini, gue mau sharing ilmu yang menurut gue berharga buat gue peribadi dan mungkin sobat agan yang kebetulan mengalami gejala yang menyamai gue saat ini. Sebelum gue mau ngebahas tentang menghentikan beban hidup dari jenis minuman. Berikut tingkatan minuman yang gue dapet dari situs google ini:

Minuman Keras Golongan A
Minuman ini merupakan minuman beralkohol dengan kadar etanol 1% sampai dengan 5%. Contoh minuman golongan A antara lain Bir Bintang, Green Sand, Anker Bir, Asasi, San Miguel dan Aneka Bir lainnya.
Minuman Keras Golongan B
Minuman ini merupakan minuman beralkohol dengan kadar etanol sebesar 5% sampai dengan 20%. Contoh minuman golongan B antara lain Anggur malaga, Anggur Kolesom cap 39, Anggur Shoxu, dan sejenis minuman Anggur lainnya.
Minuman Keras Golongan C
Minuman ini merupakan minuman beralkohol dengan kadar etanol 20% sampai dengan 55%. Contoh minuman golongan C antara lain Mansion, Scotch Brandy, Stevenson, Tanqueray, Vodka, Brandy dan lainnya.

Untuk menyelesaikan, tanpa gue saring, langsung postpone dan gue salin dari situs Iniunik adalah bahwa proses untuk menghentikan kecanduan dari jenis minuman keras seperti itu akan efektif jika disertai perubahan gaya hidup. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Minum air putih lebih banyak. Untuk membersihkan racun alkohol, seseorang harus menambah konsumsi carian sebanyak 2-3 liter/hari karen sel-sel dalam tubuh butuh cairan agar bisa berfungsi dengan baik. Saat melakukan detoksifikasi, cairan yang cukup akan sangat membantu sistem kekebalan tubuh. Cairan juga akan melancarkan pembuangan racun-racun termasuk sisa alkohol dari dalam tubuh.
  2. Mengkonsumsi sayuran dan buah segar. Jus buah bit (beetroots) diyakini berkhasian membersihkan hati, sementara jus wortel mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Untuk mendukung proses detoksifikasi, kombinasikan jus buah bit, wortel dan apel. Jus cranberry juga bisa ditambahkan, karena mampu memurnikan tubuh dari racun-racun pengotor.
  3. Mengkonsumsi herba dan suplemen. Beberapa jenis herba atau tumbuhan dan suplemen yang mengandung vitamin B dapat membantu mengurangi ketegangan fisik maupun psikis yang muncul selama proses detoksifikasi alkohol. Konsultasikan dengan dokter atau konsultan herbal, suplemen apa yang cocok dengan kondisi individual masing-masing.
  4. Melakukan olahraga. Proses detoksifikasi bisa memicu depresi, yang bisa diredakan dengan melakukan yoga atau olahraga lainnya secara teratur. Karena banyak potasium yang dikeluarkan bersama keringat, imbangi dengan lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayuran. Pisang, melon, tomat, jeruk sitrus dan sayuran hijau banyak mengandung potasium.

Kenapa gue ngepost ini?

Beberapa hari yang lalu ada beban berat dalam pikiran gue, gue sendiri enggak ngerti gimana cara nyelesain hal ini. entah mungkin ini adalah perilaku yang bisa diabaikan buat semua orang kecuali gue, tapi menurut gue peribadi gue malah mencoba memilih langkah ini. Gue ngabisin satu kaleng Green Sand, dan dua kaleng Bintang dengan alasan nyoba-nyoa dan ingin membuat rileks buat otak gue. Menurut gue peribadi gue sudah mendapatkan hasil dari dua keinginan gue. Pertama, ternyata rasa dari minuman seperti itu memang-memang susah dijelaskan, terdetik mulut gue sempet bilang gurih, dan enak aja, dan rasanya melebihi yang namanya jus alpukat kesukaan gue, atau juga cocacola atau extra jos yang biasa gue pesen di Burjo sebelah kosan gue. Kedua, gue juga merasa pikiran gue agak rileks dan bahkan gue ngerasa badan gue jadi lebih enteng dan lebih leluasa, tapi yang kedua ini cuma untuk beberapa saat, beberapa saat setelah itu gue ngerasa puyeng dan alis gue ngerasa enggak lega kalo kedua alis gue enggak gue paksa gue satuin ketengah, kalo ngaca mah mata gue dipaksa untuk disipitin biar pandangan gue jadi fokus, dan setelah itu kayaknya gue lebih baik buat beristirahat aja dah. bukan cuma disitu aja, dua harian sampe hari ini juga gue malah merasa badan gue lebih Pewe dikasur, enggak bangun sama sekali kecuali cuma buat mandi dan mesen lauk. Makan telor, ayam yang biasanya rasanya kena ternyata enggak ketara berasa, perut gue seakan-akan enggak merespon gue makan atau enggak soalnya kesannya sama aja, badang sendiri kerasa anget, dan pengennya tidur mulu. Gue merasa kesiksa tapi ngerasa pengen lagi. Saat ini badan gue kerasa enggak sejalur sama gue, mulut gue minta lagi, tenggorokan gue manis sendiri, tapi perut gue enggak tau apa yang dirasa. Gue pengen berenti dah dari percobaan ini, tapi kemungkinan ntar kalo gue mengalami peroblem lagi, gue bakal terjun lagi. tapi untuk konsisten, ketika dalam hal biasa, gue pengen netral dan berusaha berhenti dari minuman kayak gitu. sori gan, sis. postingan kali ini enggak nyambung yakk.

Tinggalkan Balasan