Nagabonar Of Hacker abad ke-21

WikiLeaks adalah situs yang menyimpan banyak kumpulan dokumen-dokumen rahasia milik negara-negara yang disembunyikan dari masyarakatnya, seperti ancaman-ancaman dan strategi perang yang dilakukan antara Amerika Serikat dan Iraq, kebohongan yang disimpan dibalik rencana-rencana sipil, kesewenang-wenangan brutal, atau data-data penting yang harusnya diketahui oleh masyarakat luas dengan tujuan supaya kebebasan informasi dan kejujuran selalu berada ditingkat atas kepemerintahannya.

Situs ini muncul guna memperbaiki nasib orang-orang miskin yang haknya selalu ditindas. Organisasi unik ini didirikan oleh Julian Assange (lengkapnya: Julian Paul Assange), dia percaya bahwa transparasi total baik bagi semua orang. Dia berasal keturunan emigran Cina yang awalnya datang ke pulau Thursday, lepas pantai Australia, dan keturunannya yang berasal dari tiongkok juga berdatangan ke Benua Kangguru itu. Assange (dibaca: Ah-Sanj) diperkirakan berasal dari Tuan Sang. Ayahnya bernama John Shipton, dan Ibunya adalah Claire (Namun, kebanyakan berita disini mengungkap bahwa ibunya adalah Christine Assange).

Bahkan meski dia telah menjadi incaran para interpol Amerika Serikat, dan pernah bermasalah dengan para polisi-polisi Inggris, dia sempat bersumpah ketika berada di Pengadilan Tinggi London bahwasanya bila keadilan belum bisa ditegakkan, paling tidak Assange belum mati, dan itu artinya situs WikiLeaks akan terus membocorkan kawat-kawat doplomatik negara hingga kebenaran benar-benar terungkap.

  • Situs Pahlawan

Sesosok Haris Priatna telah memperkenalkan kepada kita sebuah buku yang berisikan tentang semua perjalanan dan seluk beluk situs yang banyak menjadi sorotan utama seluruh negara, yang mana web tersebut mengandung banyak konten yang meresahkan semua orang dipelbagai belahan dunia manapun, bahkan banyak pula yang memblokir jalur akses situs tersebut, bila ada yang melanggar peraturan itu, setiap pegawai di suatu negara yang kedapatan membaca bocoran berkas dari laman tersebut bisa dipecat dari pekerjaannya seperti yang telah dilaksanakan oleh badan pemerintah federal Amerika Serikat.

Situs tersebut bukan halnya situs-situs yang biasa diblokir layaknya kebanyakan web yang mengandung laman yang tidak senonoh, namun situs tersebut hanyalah situs yang berisikan sekumpulan berita-berita kebenaran dibanyak negara. Semua kebenaran diungkap di dokumen itu, entah dari peperangan yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Iraq, para pesuruh Hilarry Clinton untuk memata-matai PBB, Cina yang meretas situs pencarian google dan dalai lamanya, pesta seks dan minuman keras para Pengeran Saudi yang berada dibawah tanah, bahkan perebutan Papua Nugini serta kebenaran kasus Munir yang mati didalam pesawat terbang pada tahun 2004 ketika itu.
Seorang sarjana lulusan Hubungan Internasional Universitas Padjajaran ini membuat buku setebal 240 Halaman karena beliau sangat berminat dan bersimpatik sekali dengan fenomena WikiLeaks yang tengah merajalela didunia maya. Bahkan didalam bukunya, dia juga mengulas seluruh isi serta contoh berkas laman web yang tengah menjadi pusat kekacauan dibelahan bumi seperti yang sudah saya beberkan sebagian contohnya diatas. Dan beliau juga mengulas tentang WikiLeaks dan kepribadian Julian Assange sebagai pendirinya.

  •  WikiLeaks dan Julian Assange

Wikileaks, adalah situs yang sedang dibeberkan dibuku ini, situs tersebut bisa menjadi sebuah refrensi atas kejadian-kejadian sebenarnya yang tengah ditutupi oleh warga negara sipil Amerika Serikat, maupun kolonel-kolonelnya. Bukan hanya itu, semua berita sesungguhnya tak nanggung-nanggung dijelaskan dan diperinci sesuai tahun dan tanggalnya, sebab situs ini hanya bertindak atas dasar sikap bahwa informasi adalah hak semua orang dan pentingnya keterbukaan pemerintahan.
Sementara situs tersebut semakin menjadi pooling dan nara sumber utama berita, situs ini juga menjadi banyak sorotan para petinggi-petinggi yang tak mau rahasianya dibocorkan. Banyak hacker yang mencoba melumpuhkan situs tersebut dengan memasang botnet (robot internet) sehingga jumlah request terhadap situs WikiLeaks dalam satu detiknya mencapai 10 Gigabyte, namun hasilnya nihil, sebab pendirinya saja adalah mantan hacker yang mempunyai julukan dengan nama Mendax. Sebagai contoh atas pelumpuhan itu, hosting Amazon mematikan akun Wikileaks dalam penitipan jasanya, Situs Wikipedia dan perusahan besar Apple pun lepas dari Wikileaks ini, majalah Time membatalkan Julian Assange (Pendiri Wikileaks) sebagai Person of Year 2010 dan digantikan oleh Mark Zuckerberg dengan Facebooknya, akun penarikan uang Visa, MasterCard, dan Paypal juga mencabut WikiLeaks dari keanggotaannya, bahkan fitnah yang dilakukan oleh Google pun tak kalah hebohnya sebab situs pencari itu telah menyimpan banyak database yang bersangkutan dengan situs-situs tentang Julian Assange, sehingga pencarian atas pendiri Wikileaks ini (Assange) dengan mudahnya ditemukan sebagai pemerkosa dan pelecehan seksual. Semua ini adalah ancaman-ancaman yang dibuat oleh petinggi-petinggi Amerika Serikat guna menghancurkan WikiLeaks.
Namun, Wikileaks tak serendah itu, bahkan setelah Amazon tak menyediakan hostingnya kepada WikiLeaks ini, dia (Assange) menyewa Hosting disatu markas besar yang berjarak sekitar 30 meter dibawah gunung cadas yang mana tempat tersebut adalah bungker yang kuat menahan serangan nuklir sekalipun, hosting ini bahkan dijaga ketat oleh hukum pemerintahan Swedia. Jadi, sampai kapanpun situs WikiLeaks tak akan hilang???.
Menurut saya, Julian Assange sendiri bagaikan Nagabonar of Hacking. Sebab selain dia mencuri banyak dokumen-dokumen rahasia negara dari, dia tak menggunakan untuk dirinya sendiri, dan membaginya kekhalayak luas melalui laman webnya yang beralamatkan di www.wikileaks.org guna menyebar kebenaran atas kebohongan, kepalsuan, dan tindakan licik para pemerintah-pemerintah negara.

  • Buronan, dan kebebasan Informasi

Dalam buku ini, kita bisa merasakan bagaimana Haris Priyatna ini membuka kehidupan Assange yang berjuang demi menegakkan kebenaran informasi negara dengan melobi para mantan peninggi dinegara-negaranya, wartawan, pembangkang cina, ahli matematis dan ahli teknologi Amerika, para kedutaan besar yang berada disetiap negara, juga informan tersohor. Dengan begitu, kebenaran tentang kebohongan-kebohongan kepemerintahan disuatu negara cepat terungkap di situs tersebut. Hal ini tidak menyeleweng dengan tujuan awal, sebab Assange hanya bermain di dunia cybernya, dan tak pernah melukai seseorangpun. Meski dia telah menjadi buronan interpol nomor satu Amerika Serikat, namun dia bukan pengkhianat negara paman sam sebab dia berasal dari Australia.
Beliau juga mempertajam siklus penggambaran dengan memberi skema dan beberapa foto yang memuat Asange pada bukunya ini, sehingga para pembaca mampu menggambarkan kerja WikiLeaks dalam bentuk dasar atas pembebasan informasi. Beliau juga menggambarkan kisah pendiri WikiLeaks dengan kebocoran dokumen-dokumen rahasia yang menggemparkan dunia, Assange mampu membuka mata kita tentang adanya kebohongan pemerintahan-pemerintahan dinegara masing-masing, kekejaman perang, begitu juga kejahatan manusia yang selama ini berselimut dibalik jubah diplomasi dan birokrasi. Selain itu, kita juga bisa mengetahui segala hal tentang Pendiri WikiLeaks ini dari bermacam pandangan, entah bisa dianggap positif seperti oleh para mantan staf menteri luar negeri Colin Powell, Kevin Rudd, Human Right Watch, dan sebagian orang-orang dalam sendiri atau juga menjadi negatif saat dia menjadi incaran dan buronan Amerika, sebab dia tak pernah berada disuatu tempat lebih dari dua hari, lebih tajamnya lagi Haris Priyatna menyimpulkan bahwa keberanian Julian Assange terhadap kebebasan Informasi dan kebenaran yang nyata bisa menimbulkan kontroversi, inspirasi, dan simpatisan bagi para masyarakat dibelahan dunia manapun.

  • Penilaian terhadap Buku ini

Secara keutuhan, buku ini bisa dianggap sempurna. Dengan desain cover yang menarik bahwa kepribadian Assange yang ber-IQ diatas 170 itu mampu membangun WikiLeaks untuk kebenaran dunia, gaya bahasanya pun sangatlah lugas, tidak begitu rumit untuk dimengerti, disana juga terdapat penjelasan penting layaknya catatan kaki, dan informasi-informasi lain yang diselipkan di bagian bawah bukunya, atau juga lampiran-lampiran khusus bocoran dokumen WikiLeaks terhadap negara indonesia kita sendiri yang diletakkan mulai dari halaman 235 hingga 240. Hanya saja masih terdapat sedikitnya satu kesalahan teknis dalam penulisan buku ini yang telah saya beri table sebagai berikut:

Hal Baris ke- Titik permasalahan Seharusnya
194 19 menyokong .anaknya sejauh menyokong anaknya sejauh

Bila saja sesosok Haris Priyatna yang bertempat tinggalkan dialamat www.harispriyatna.multiply.com ini bukan sebagai Editor-In-Chief di Media Publikasi Mizan, sudah pasti beliau tak mampu membuat karya tulis yang bisa kita langusng dalam kehidupan Assange, juga tak akan kenal banyak informasi tentang dunia luar bahkan yang melebihi nuansa cakrawala kita ini, seperti tentang keberadaan WikiLeaks dengan sepak terjang yang sangat mengguncangkan dunia Informasi dan Cyber Area, atau juga beliau akan menemukan kesulitan dalam penegasan narasumber terhadap pendiri WikiLeaks yang sudah disebutkan bahwa dia (Assange) adalah sosok yang amat misterius, bahkan dalam kutipannya, Julian Assange yang mengetahui akan ketidak amanan dirinya itu sering mengganti nomor ponsel layaknya mengganti baju. sehingga tak ayal masyarakat dipenjuru bumi ini yang mengetahui kehidupan Pendiri WikiLeaks lebih detail kecuali dengan membaca dan mencari jejaknya di dunia cyber yang selalu dia geluti dalam profesinya.

Beliau juga memasukkan enam belas buku dan tujuh belas alamat-alamat website yang menjadi acuan terhadap buku yang beliau terbitkan itu, dan juga menempatkan kita pada pembaca yang akan haus dengan berita yang disajikan dalam kemasan buku uniknya.
Setelah mengetahui berbagai sikap yang mesti ditiru dari sosok Assange guna memperbaiki pemerintahan negara-negara yang berdiri dengan jubah kebohongan, dan beberapa hal lain yang tak layak ditiru oleh berbagai elemen masyarakat. Juga tentunya demi kebaikan kehidupan masyarakat yang notabenenya adalah tangan kanan pemerintah. Penulis berpesan kepada para pembaca agar kita mampu mengaplikasikan dan mengamalkan pendirian kuat dari seorang Assange yang mati-matian membela kebajikan meski berita kebenarannya akan menjadikan kontroversi bagi yang tak menerima rahasianya bila disebar luaskan.

Moral bangsa ini butuh perbaikan yang terus-menerus. Jika semakin banyaknya kebohongan-kebohongan pemerintahan negara kita, akan berdampak negatif terhadap kepercayaan masyarakat sehingga interaksi antara pemimpin dan yang dipimpin akan menyebabkan negara yang bersangkutan kehilangan jatidirinya, hingga terlihatlah bahwa negara tersebut akan menjadi rusak dan kalangkabut.

Tentunya, sebagai pembaca yang produktif, kita bisa menyumbangkan gagasan kita lewat kumpulan-kumpulan tulisan seperti buku ini guna memberikan kita pengetahuan luas, dan juga menjadi kaca perbandingan bagi para pemerintah-pemerintahan kita khususnya, atau paling tidak kita juga bisa menuliskannya di alternatif lain yang terkait bisa menyebarkan tulisan tersebut secara dinamis tanpa harus membayar dengan harga yang berjubel layaknya update status diakun jejering sosial seperti facebook atau akun web atau blog yang saya punya, dengan begitu akan banyak orang yang akan memikirkan seberapa pentingnya hal tersebut bagi kita semua. Hal seperti ini akan terbukti mencegah adanya kegiatan-kegiatan asing tanpa sepengetahuan kita, seperti penyelundupan-penyelundupan atau tindak kebohongan kepemerintahan dan atasan-atasan kita.

Buku ini insyaallah akan mendatangkan manfaat bagi kita yang sudah mengerti akan pentingnya membangun negara yang produktif guna membetulkan generasi pemimpin kita dimasa yang akan datang, sehingga tidak akan ada penyalah gunaan jabatan seperti halnya yang terjadi ditimur tengah sana, klub yang berisikan banyak minuman keras dan pelacuran-pelacuran yang terletak dibawah tanah yang dijaga oleh raja saudi, bahkan peraturan-peraturan negara tak berlaku disana .

Salam,
Fannil Abror, S.Kom
Possesor and Founder of DeannSetiia Land
Jl. Wibawa Mukti 2 Rt.05/001 No.45 
Jatiluhur Jatiasih Kota Bekasi 17425 Tlp & WA. +62 8969 446 3666 Profil. http://about.me/fannilabror
Website. http://deannsetiia.net