Tujuh Hal

Tujuh adalah nomor indah yang menurut gue bisa dikatakan istimewa, meski begitu nomor ini bukan berarti nomor yang gue sukai. gue lebih cenderung terpukau dan terpana dengan nomor 9. Nomor yang selalu gue harapkan ketika maen potong roti atau jatos waktu masa-masa musim gambaran ketika gue masih ada di bangku SD dulu. Tujuh hal yang ada pada postingan gue kali ini mungkin akan cenderung pada sifat, jadi jika sobat merasa heran dan tertarik, mari kita lanjutkan bahasan ini.

Seperti yang sudah gue katakan tadi, tujuh adalah istimewa, bentuknya sangat unik dan serupa pada suatu yang bermanfaat, cangkul. waktu gue kecil, gue selalu mengingat apapun yang gue pelajari dengan sesuatu yang ada disekitar gue. Oleh karena 7 itu mirip sama cangkul miring yang sering dipake ama tetangga gue waktu buat empang, jadinya memori itu akan tetap terus bahkan selalu teringat.

Tahukan sobat bahwa keistimewaan bukan berarti sesuatu yang jika kita peroleh adalah kebaikan. sebab tujuh hanya akan dipakai untuk perhitungan apapun, gak peduli kondisi yang ditempatkan itu menentukan kebaikan atau kebukan, oleh karenanya biarkan gue sedikit menjelaskan tentang tujuh hal ini. Banyak manusia yang benci melihat hal ini, meski begitu manusia-manusia yang akan menggunakan ketujuh atau salahsatu dari ketujuh hal itu tak akan merasa dan akan mencari pembelaaan, meski tidak sedikit tapi secara umum memang seperti itu, alesannya karena gue juga sering merasakannya ketika setelah menggunakannya. Apa itu ketujuh hal yang gue maksud? ketujuh hal itu adalah Dosa besar mematikan. Mereka itu adalah Kebanggaan, Iri hati, Amarah, Kemalasan, Keserakahan, Kerakusan, dan Nafsu. Jika kita menyandangkan sifat ini pada diri kita, tentu saja ketika ada  yang membencinya kita biasanya akan mencari pembelaan dengan bejibun alasan yang dikeluarkan, tapi jika kita melihat keadaan disekitar kita yang berbuat seperti itu, tentunya bukan hanya tuhan yang membencinya, kitapun akan merasa jengkel karena itu semua akan berakibat buruk pada siapapun disekitar kita.

Tinggalkan Balasan