Blogger Palsu

Sebagai seorang blogger. Ada tindakan para lingkungan blogger gue yang sangat gue benci. Gue hidup dengan kegiatan ngeblog memang sejak lama. dari saat gue masih duduk di bangku SMP yang kebetulan waktu itu gue masih Ababil dan masih menyandang setatus alay. Seiring pergantian masa, sarana blog memang tidak pernah hilang dari permukaan. bahkan meskipun game online dan jejaring sosial mulai dipadati, tapi sarana ngeblog tetap tidak terkalahkan. Dia bahkan melewati batasan waktu dan ruang dinamika tersendiri yang menjadikannya bukan untuk dibandingkan, ini adalah perbedaan yang menakjubkan. Namun, ada beberapa hal yang menurut gue adalah keburukan, gue membenci kegiatan ini karena dampaknya juga mengimbas kepada tautan-tautan lain disekelilingnya.

Ketika kita masih belum tau ngeblog, dan seseorang memperkenalkan kita dengan istilah ngeblog, mau dari internet atau dari sahabat langsung. tidak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan dari kita akan menerima hal yang pertama terngiang-ngiang dibenak kita bahwa ngeblog bisa menghasilkan uang, dan bukan hanya itu saja, sarana dan jasa SEO mulai disebarkan dan diperbincangkan. Tapi, meskipun sebenarnya ini bersifat sangat individu dan mungkin hanya sebagian oknum blogger saja yang melakukannya, tapi itu sudah cukup memperburuk reputasi seorang blogger. Ketika orang itu mulai ngeblog. yang dipikirkan adalah copy-paste posting orang demi trafik tinggi agar dapat notifikasi pengaktifan adsense, atau situs PPC, PPR dan lain sebagainya.

Sebentar gue mau jelaskan, Kegiatan blogger secara naturalnya yang gue ketahui sejak beberapa tahun lalu adalah sharing, berbagi, menceritakan atau rutinitas yang berasal dari peribadi, bisa kita katakan itu adalah penyaluran expresi status yang dimuat dalam banyaknya paragraf dan tautan yang dinamis. Setidaknya, yang harus ditanamkan oleh diri seorang blogger adalah bagaimana hasil yang ia buat, peraturan yang ditanamkan dan presepsi yang diutarakan dalam muatan paragraf tersebut diminati orang, digemari orang, dan membuat orang merasa senang mengunjunginya, itu akan menandakan bahwa kita bisa menjadi orang yang bermanfaat dalam suatu hal. Tapi, jika rumusan ini prinsipnya diganti, ingin mendapatkan trafik tinggi untuk memperoleh omset, omset, uang itu membuat gue menjadi JIJIK!! kebanyakan, mereka yang mengejar hal ini membuat jalan pintas untuk mencopycat hasil kekayaan intelektual seseorang dan didistribusikan kepada publik. Hingga akhirnya ada peraturan tentang DCMA dan sebagainya, yang menaungi hak paten suatu orisinalitas postingan dan itu menyita blogger lain. tidak sedikit para blogger yang postingnya dicopycat oleh orang yang tidak bertanggung jawab di blog malah dibanned oleh google. blogger palsu tersebut malah memanipulasi kegiatan dengan keaktifan kopi pastenya padahal dia tidak tau bagaimana blogger lain melakukannya dengan sendiri.

Blog memang open source, sumber terbuka dan kita bisa memodifikasinya sesuai kemauan kita, seperti halnya menggunakan sistem operasi linux, untungnya banyak orang yang berpartisipasi dan meramaikan kegiatan ini untuk menjadi populer. Namun, kekayaan intelektual orang musti dihargai. bahkan ketika itu membuat blogger blogger sesungguhnya dibanned, blogger palsu yang hanya ingin mendapatkan receh online itu tetap saja tidak tau diri dan parahnya lagi mereka membangun komunitas untuk pembuatan para kader-kader blogger gelap tak tau diri. dengan amat bangga memamerkan jalan pintasnya, modifikasi posting, melakukan ping ke beberapa mesin pencari bahkan botnet, baypass, nulled dan apapun itu tidak sulit ditemukan di forum forum seperti itu. aitu merusak citra seorang blogger sesungguhnya! apakah itu blogger-blogger saat ini? bagaimana ini bisa terjadi dilingkungan gue?

-_-

Kesimpulan

berawal dari tindakan wajar seorang anak manusia. dalam benak ini, gue selalu bertanya-tanya apa yang dapat memicu manusia untuk bisa berkembang. Bagi gue, gue sendiri enggak bisa mengatakan secara rinci karena gue sering terombang-ambing sama rasa males dan menunda. Gue selalu punya angan-angan yang besar untuk apapun yang gue liat, gue ingin bisa begini, gue ingin bisa begitu, dan yang lebih penting gue pengen membuat gaya baru yang belum pernah dibuat orang dan orang-orang mengkiblatkan gue sebagai aktivitas mereka, yaa titik kecilnya dari sekitar lingkungan gue aja dulu. gue pengen punya insiatif yang maju dan berkembang, tapi setiap kali gue punya niatan, pada saat itu juga gue selalu mengeluh dengan apa yang belum gue miliki, “Ah, ininya belum ada, ntar aja dah” padahal kalo gue rasa, itu yang sebenernya menghancurkan gue; trus apa yang gue kerjain? gue bahkan banyak menghasilkan bukan karna ide yang gue rencanain, tapi jauh lebih kepada apa yang sedang gue jalanin tanpa punya rencana.

Menurut gue, dunia kekomputeran itu sama luasnya seperti dunia nyata karena melalui komputer ini, data dan informasi, komunikasi bisa disetarakan dan perkembangan teknologi itu 0,1 detiknya selalu berkembang, jadi dari semua aspek yang ada, kedokteran, pendidikan dan segala macam lainnya, teknologi inilah yang selalu pesat perkembangannya. jika pendidikan berkembang, dari situ teknologi juga sudah pasti menyertainya, kedokteran apalagi dan segala sesuatunya sudah tidak bisa luput dari perkembangan teknologi.

Terjadi kesalah pahaman presepsi yang sebenarnya orang-orang komputer yang merasa dirugikan. contohnya nih, jika seseorang yang pendidikannya mengambil komputer, dan dia lebih condong pada bidang desain atau programming, dan orang terdekatnya tau dia mengambil pendidikan komputernya saja. tiba-tiba dia memiliki masalah dengan komputernya, misal komputernya butuh diinstal ulang, terjadi kesalahan atau kerusakan pada berkas sistemnya dan butuh di instal ulang atau repair. Nah, orang orang yang bertitelkan komputer ini tidak boleh menolaknya meski secara garis besar memang bukan bagian bidangnya. Karena jika orang ini menolak dia, otomatis dia akan berkata “percuma lu orang komputer tapi gak bisa bantuin instal”, apa kita mau bilang “maaf, gue desainer, gue programmer, gue animator dan bukan yang kayak gituan”. apakah itu yang akan kita ucapkan? tak peduli seberapa besar voting kita menjawab iya pada akhirnya kita yang dirugikan, menyakitkan bila kita langsung di banned begitu saja dengan ucapan yang sebenarnya mereka yang salah. Namun, orang-orang yang bukang berada pada bidang komputer tidak akan menyadari perbedaan pendidikan komputer dengan yang lainnya. Masyarakat itu gak mau tau, kalo kita orang komputer, yaaa mustinya kita harus bisa membantu meskipun sebenarnya itu menyimpang. Jadi, mau dia orang yang mahir atau tidak, tetap saja masyarakat tidak mau tau. jika kita mengabaikannya, mereka akan langsung berkata, alaaaah percuma kuliah komputer lama-lama.

Kasus kedua, ini adalah konfik internal. jangan bilang sesama orang komputer bisa saling memahami antar tindakan dan prinsip. kedua pengalaman ini benar-benar gue rasain dan sepertinya gue butuh membeberkannya kepada siapa yang mau baca postingan gue. Misalnya si A dan si B berada dikuliahan yang sama, sama-sama mengambil pendidikan komputer. si A selain tau tentang perkembangan teknologi, suka buat game, desain atau animasi. dan si B juga tau tentang perkembangan teknologi tersebut. si B memang tahu kalo si A ini membuat game, desain atau animasi. namun kerjaannya adalah selalu membanding-bandingkan dengan pekerjaan orang lain. misalnya, ah game lu kurang menarik bro, masa karakternya kayak gini, coba dong kayak game ini, lebih bagus gue yakin orang banyak yang suka. broo, masa karakternya kayak itu sih bro, buat yang lain dong kayak ini kek biar beda sendiri, dan lagi lagi bro ini bro, yang kayak gini bagus. Bayangkan bagaimana rasanya jadi yang di kritik. sebenernya kalo dibanding-bandingkan, si B memang tau, memang update, tapi satu hal pun dia tidak membuat apa-apa, dia cuma bisa membangga-banggakan ini, itu, dengan tidak sengaja dengan berkata animasi lu kurang, wiiish yang ini nih bagus banget, naaah kayak yang ini dong itu sebenrnya sudah membuat luka si A. emang dia kira gampang? biasanya orang yang suka ngeritik ini enggak tau apa-apa, ketika dia dipaksa buat mengerjakan hal yang dikerjakan oleh yang A, ternyata si B ini beku, diem, cengegesan dan beribu bahan alasan dikeluarkan.

Kesimpulannya, dari catetan gak beraturan yang diambil dari emosi kekesalan peribadi gue adalah bahwa bagaimanapun keadaan kita, konfik itu selalu ada, jika kita berteman konflik kita dengan teman kita sendiri dan ketika kita tidak bersosial maka sosial itulah yang menjadi konfik besar kita. trus, apa yang harus kita lakukan? positif thinking dan menjadi apa yang kita mau ajalah yang bisa mensupport kita.

Pink Bird On Progress

pinkybird

hari ini gue akan melakukan kegiatan setor proposal tentang lomba software atau hardware di kampus gue. lomba ini sebenernya bakal lebih banyak digeluti oleh kakak kelas yang sudah pada tau cara mengkonfigurasi yang namanya database dan dalam lomba ini kalo make database, pasti nilainya plus plus. Gue masih ada di semester 2 dan ternyata yang ikut lomba ini di semester dua cuma kelompoknya gue doang, hasemm -_-.

Waktu teknikal meeting, gue merasa gue pengen ngundurin diri aja deh, entah kenapa selalu terbayang dibenak gue gimana rasanya waktu presentasi. Maklum, secara gue adalah orang yang gak bisa bersosial dengan baik, pasti salah tingkah, pucet, bergetar, deg-degan dah kalo ketemu orang baru. apalagi dalam nuansa presentasi. temen-temen kuliah gue aja ada yang kayak gitu, yaaa sebenernya percuma sih gue mau nutup-nutupin kayak gimana juga pada akhirnya gue bakal ketemu sama yang namanya presentasi dalam hidup gue. Ujian Skripsi contohnya, mules daaaaah.

rokkl

To the point, ke intinya aja, dalam lomba ini, gue mau menghasilkan suatu produk game beraliansi AIR yang bisa digunakan dalam mode Android. loh kenapa bukan PC? kalo android bisa PC juga kena, malah bisa dimainin secara online hehee.Dulu sih ada iatan gue pengen kasih nama Cuppy Bird. tapi berhubung warnanya pink, yaudah deh jadi Pinky Bird aja, lagian pastinya game ini gak bagus bagus amat -_-. game ini gue harap bisa sama kayak flappy bird, tapi karna keterbatasan pengetahuan otodidak gue, jadi cara maeninnya cuma goyang goyangin aja pake tangan sendiri. gue harap nanti bisa selesai waktu terakhir pengumpulannya. hehehe

Semangat yang Dipertanyakan

Mengingat beberapa tahun sebelumnya, ketika gue hanya masih memiliki sedikit pengetahuan tentang code code yang gue dapetin dari Pakar Ilmu Otodidak gue, Mbah Google. Ketika kala itu karena tuntutan job dan keuangan yang amat memblusuk, gue menggunakan web server offline berlabel XAMPP. Semakin larut semakin hari pikir hayal gue berkembang dan selalu gue tata rapi dalam baris-baris HTML. Ya, waktu itu gue memang menggeluti hal itu. Gue juga jarang ngeblog karena gue gak punya cukup waktu dan duit buat ngenet. Tapi, buat temen-temen sekeliling gue yang enggak memiliki daya tarik tentang internet malah mencekam gue, mencekam gue dengan kata-kata sensitifnya bahwa gue adalah Manusia setengah Blogspot, Hah? Apa maksud mereka? Mereka kira ngeblog adalah orang imannya lemah dan akan terjerumus diantara script koding, Gue ingin membela diri karena sebenarnya memang bisa dibenarkan sih, tapi bukan itu! kenapa mereka menyangkut pautkan gue sama hal kayak gitu, memang sih banyak dari para blogger yang memulai dunianya dari situ akan menjerumus dan TERTARIK sama pengkodingan, tapi akn enggak semuanya. Ada yang menjadikannya sebagai sarana penyebaran nama, menggunakan sumber daya yang ada dan dia hanya akan fokus pada konten penulisannya.

Waktu itu, ingin rasanya gue membela diri gue sendiri tapi gue gak punya kesempatan untuk berbicara didepan mereka. Ya biarlah, lagipula sebenernya mereka sering bertanya dan minta tolong kegue tentang hal kayak gitu. bener emang, ketika gue didepan komputer, gak peduli daya tarik gue sebenernya lebih spesifik dan enggak menyeluruh, ketika ada yang melihat gue dan ingin minta tolong, rasanya mereka ingin gue menyelesaikan masalah mereka. masyarakat memang enggak mau tau, siapa yang didepan komputer meskipun dia cuma ahli ngotak-atik microsoft word sekalipun, harus bisa membantu instal, troubleshooting dan lain sebagainya. karena titelnya akan tetap, gak peduli dia mau jadi Programmer, Developer, Desainer atau apalah itu, dia akan dibilang Orang Komputer. jadi, apa yang membuat gue tetap berjalan melawan arus hingga saat ini? gue yakin ini adalah Minat. Minat gue jauh berbeda dengan banyaknya kawan-kawan gue. Mungkin benar gue adalah orang yang paling sesat karena gue lebih condong sama jenis jenis komputer.

Kembali pada topik, waktu dulu gue cuma punya blogspot tapi udah ngerti bagaimana cara menghosting, yaaa gue cuma bisa pake hosting geratisan karena gue gak punya duit yang bisa gue relain buat ngapusin uang jajan gue buat beberapa bulan. gue punya banyak akun hosting sama blog dan semuanya gue update minimal seminggu sekali,. Kenapa bisa? sebetulnya dalam hati gue selalu bertanya, apa gue bisa konsisten kayak gini terus? kenapa enggak mempertahankan satu aja nyampe bener-bener kelihatan menonjol? tapi yang ada dalam benak gue, gue bisa berkesan keren kalo punya banyak web banyak dan semuanya gue kerjain sendiri, waktu demi waktu akhirnya gue bisa ngenet lagi dan itu terbukti, banyak temen-temen chatt yang menyanjung gue karena hal ini, gue semakin bangga dan pada akhirnya tepat pada masa gue belajar jahil, padahal gue cuma buat kata perintah Command Jahil aja pake command windows, gue selipin kesemua master executable dan membagikan keorang orang, tapi banyak dari akun gue yang mati mendadak gak tau kenapa. mungkin ini adalah karma, menurut gue, mereka akan bilang gila hebat bener, si fannil bikin virus itu, dan nama gue menjadi membusung jauh dibanggain, ternyata itu malah sebaliknya, ketika banyak karya gue menghilang dari komunitas web tanpa sebab itu, nama gue mulai menghilang dan kayak mereka gak bisa kenal ama gue lagi, apa yang bisa gue banggain? ketika gue pengen pamer lagi, mereka cuma bilang gue diforum forum dengan sebutah HOAX, mbelek.

Nostalgia ini membuat gue khawatir dengan kegiatan gue kali ini, jujur projek gue udah sangat banyak tapi gue berasa pengen ini pengen itu dan semua projek kayaknya pengen gue gencarin lagi, gue gak ngerti sama apa yang ada dibenak gue, tapi gue selalu berharap semoga enggak ada eksperimen yang kacau ditengah karena gue mulai merasa malas dan gue bisa menyelesaikan semuanya dengan rapi.

DeannSetiiaML

Pada postingan kali ini, sekedar untuk tDeannSetiiaMLebar pesona saja, gue baru melaunching suatu website dan akan menggunakan domain baru yang masih menjadi bawahan dari Publik Domain DeannSetiia Land. Website ini niatnya hanya akan gue gunakan sebagai projek projek praktikum gue biar ntar temen-temen sekampus gak bingung ama yang mana punya gue, jadi gue cuma mau sedikit mengkondisikan meski nantinya kesemua pembaruan akan gue update di Publik Domain Utama DeannSetiiaNetnya. Kenapa Launching kali ini gak diupdate di Publik Domainnya? Malu ah, warnanya mpink, hehee

website ini gue bikin dengan modal $0 atau dalam versi kita mah Nol Rupiah. Hosting yang gue pake, tetep kayak yang dulu, tapi enggak kayak yang Publik Domain DeannSetiia Landnya, IdHostinger, trus domainnya cari yang geratisan deh. yaudahlah informasi kali ini cuma segitu aja, maaf jika ada tulisan yang salah dan gak bisa dimengerti

Alamat: www.deannsetiia.ml