Bukankah perjalanan ini sangat sulit? Bukankah kehidupan ini hanya akan banyak menunda waktu dan memperbanyak kendala dimasa depan? Bagaimanakah mereka yang telah pergi dari kehidupan ini menjalani hidupnya dalam waktu yang lama? Sampai kapankah gue bakal terjebak dengan akal, logika, dan perasaan yang terus menghimpit gue?
Jujur, gue terperangkap sama keinginan nasib. Gue bisa aja mati ditengah banyak orang yang enggak mungkin akan mengenali gue. Gue juga mungkin akan terketuk untuk beberapa kalinya dan menggoncang tekad dan suka mengubah niat dan rencana.
Selama ini, gue udah lebih banyak menjalani penderitaan dari kadar yang seharusnya gue rasain. Gue menyerah sama dunia nyata ini, gue menyerah akan bagaimana menjalani kehidupan dengan penuh romansa, netralisasi, dan damai tentram ketika bergolongan dengan makhluk manusia yang lainnya. Gue menyerah untuk mendaftarkan diri gue untuk bisa hidup lebih lama lagi, yang selalu gue alamin dan selalu gue pikir adalah tentang bagaimana gue bisa melaluinya seperti dulu lagi, seperti pada saat gue belum sadar tentang diri gue sebenernya. Jangan bilang tobat gue bakal merubah gue jadi yang terbaik lagi!! Jangan bilang dengan banyak hal yang masuk ke rongga hati gue bakal bikin gue jadi lebih positif dari sebelumnya. Ini salah kalian!! Kalian udah bikin gue melihat bagaimana gue hidup, bagaimana gue berjalan, dan bagaimana gue menyadari akan beberapa hal tentang gue dimasa lalu.




