Sesuatu yang berubah

yamiPernahkan kita merasa ada sesuatu yang berubah dari tingkah kita sebelumnya? Perasaan yang entah kenapa tanpa sadar berubah dari biasanya. Perasaan yang bukan seharusnya diutamakan tapi semakin berjalannya waktu, tiba-tiba terdetik beberapa pembaruan tingkah laku, kepercayaan diri dan keyakinan baru sehingga logika awal mulai terabaikan. Sesuatu hilang, bukan berasal dari hal yang dapat dicuri dan tak ada duanya dibumi ini.

Sebenarnya gue peribadi bertanya-tanya, nyamankah gue saat ini? pergantian rutinitas dan kebanyakan aktifitas membuat gue mumet dan sebagian aktifitas gue menghilang. gue gak bisa mendapatkan kedua kubu positif secara bersama, ketika gue mengalihkan hidup gue kepada hal yang baru sebagai alih belajar, gue juga harus kehilangan kesempatan gue yang lain, semua terasa seperti bundel paket winrar yang ketika gue mau menggantinya itu harus melalui prosedur update, tapi ketika ada berkas yang berubah dan itu adalah paket tersingkronisasi, maka antar satu dengan lainnya sudah tidak berguna dan tidak dapat digunakan secara normal.

gue adalah jenis manusia yang cenderung suka dengan kedamaian, sepi dan tanpa aktifitas, dengan hal itu biasanya gue mendapatkan hal-hal baru dengan lancar dan tak terganggu, karena sebetulnya gue benci untuk dibatasi bahkan oleh yang namanya waktu. Namun, buruknya gue, gue adalah priadi non-sosial yang sulit. Mungkin gue akan baik-baik saja dengan kehidupan gue sebelumnya, tapi ketika didepan orang gue merasa paling lugu, cupu, lembek dan tidak menjadi apa-apa. Ya, naluri gue yang sebelumnya banyak diakui bahwa proses penangkapan lojika gue yang lebih cepat dari orang biasanya, atau juga lebih cenderung tidak banyak berbicara dan tekun melalui proses hanya akan terlihat sebagai pribadi yang sombong didepan orang-orang baru yang belum atau masih mengenal gue melalui kovernya saja.

Seiring bergulirnya waktu, mulai terdetik dalam diri gue rasa ingin memulai perubahan. Melalui aktifitas dengan kadar kemunafikan karena bersosial, berpartisipasi dalam lingkup yang sebenernya bukan gue banget, dan mencoba untuk menjadi sabar untuk banyak hal demi keunggulan pribadi dan kematangan jiwa. Ya, telah terjadi banyak hal yang gue lalui. Biasanya, gue cepat meninggalkan sesuatu yang enggak gue mengerti dan enggak ingin gue dalami, Tapi, ketika lingkungan mulai mengenal gue dan gue juga terikat banyak kontrak dengan mereka, akhirnya gue mengetahui betapa indahnya menjadi munafik, sesuatu yang tidak biasa gue lakukan demi mendapatkan pengalaman baru meski dari semua perjalanannya tidak ada hal yang gue banggakan, lebih banyak memendam sakit hati yang begitu besar dari biasanya, indah adalah ketika gue melewatinya dan memasukkannya kedalam sejarah kehidupan gue, entah sampai kapan semua itu akan berlangsung dan untuk beberapa lama gue menjalaninya.

Blogger Palsu

Sebagai seorang blogger. Ada tindakan para lingkungan blogger gue yang sangat gue benci. Gue hidup dengan kegiatan ngeblog memang sejak lama. dari saat gue masih duduk di bangku SMP yang kebetulan waktu itu gue masih Ababil dan masih menyandang setatus alay. Seiring pergantian masa, sarana blog memang tidak pernah hilang dari permukaan. bahkan meskipun game online dan jejaring sosial mulai dipadati, tapi sarana ngeblog tetap tidak terkalahkan. Dia bahkan melewati batasan waktu dan ruang dinamika tersendiri yang menjadikannya bukan untuk dibandingkan, ini adalah perbedaan yang menakjubkan. Namun, ada beberapa hal yang menurut gue adalah keburukan, gue membenci kegiatan ini karena dampaknya juga mengimbas kepada tautan-tautan lain disekelilingnya.

Ketika kita masih belum tau ngeblog, dan seseorang memperkenalkan kita dengan istilah ngeblog, mau dari internet atau dari sahabat langsung. tidak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan dari kita akan menerima hal yang pertama terngiang-ngiang dibenak kita bahwa ngeblog bisa menghasilkan uang, dan bukan hanya itu saja, sarana dan jasa SEO mulai disebarkan dan diperbincangkan. Tapi, meskipun sebenarnya ini bersifat sangat individu dan mungkin hanya sebagian oknum blogger saja yang melakukannya, tapi itu sudah cukup memperburuk reputasi seorang blogger. Ketika orang itu mulai ngeblog. yang dipikirkan adalah copy-paste posting orang demi trafik tinggi agar dapat notifikasi pengaktifan adsense, atau situs PPC, PPR dan lain sebagainya.

Sebentar gue mau jelaskan, Kegiatan blogger secara naturalnya yang gue ketahui sejak beberapa tahun lalu adalah sharing, berbagi, menceritakan atau rutinitas yang berasal dari peribadi, bisa kita katakan itu adalah penyaluran expresi status yang dimuat dalam banyaknya paragraf dan tautan yang dinamis. Setidaknya, yang harus ditanamkan oleh diri seorang blogger adalah bagaimana hasil yang ia buat, peraturan yang ditanamkan dan presepsi yang diutarakan dalam muatan paragraf tersebut diminati orang, digemari orang, dan membuat orang merasa senang mengunjunginya, itu akan menandakan bahwa kita bisa menjadi orang yang bermanfaat dalam suatu hal. Tapi, jika rumusan ini prinsipnya diganti, ingin mendapatkan trafik tinggi untuk memperoleh omset, omset, uang itu membuat gue menjadi JIJIK!! kebanyakan, mereka yang mengejar hal ini membuat jalan pintas untuk mencopycat hasil kekayaan intelektual seseorang dan didistribusikan kepada publik. Hingga akhirnya ada peraturan tentang DCMA dan sebagainya, yang menaungi hak paten suatu orisinalitas postingan dan itu menyita blogger lain. tidak sedikit para blogger yang postingnya dicopycat oleh orang yang tidak bertanggung jawab di blog malah dibanned oleh google. blogger palsu tersebut malah memanipulasi kegiatan dengan keaktifan kopi pastenya padahal dia tidak tau bagaimana blogger lain melakukannya dengan sendiri.

Blog memang open source, sumber terbuka dan kita bisa memodifikasinya sesuai kemauan kita, seperti halnya menggunakan sistem operasi linux, untungnya banyak orang yang berpartisipasi dan meramaikan kegiatan ini untuk menjadi populer. Namun, kekayaan intelektual orang musti dihargai. bahkan ketika itu membuat blogger blogger sesungguhnya dibanned, blogger palsu yang hanya ingin mendapatkan receh online itu tetap saja tidak tau diri dan parahnya lagi mereka membangun komunitas untuk pembuatan para kader-kader blogger gelap tak tau diri. dengan amat bangga memamerkan jalan pintasnya, modifikasi posting, melakukan ping ke beberapa mesin pencari bahkan botnet, baypass, nulled dan apapun itu tidak sulit ditemukan di forum forum seperti itu. aitu merusak citra seorang blogger sesungguhnya! apakah itu blogger-blogger saat ini? bagaimana ini bisa terjadi dilingkungan gue?

-_-

Semangat yang Dipertanyakan

Mengingat beberapa tahun sebelumnya, ketika gue hanya masih memiliki sedikit pengetahuan tentang code code yang gue dapetin dari Pakar Ilmu Otodidak gue, Mbah Google. Ketika kala itu karena tuntutan job dan keuangan yang amat memblusuk, gue menggunakan web server offline berlabel XAMPP. Semakin larut semakin hari pikir hayal gue berkembang dan selalu gue tata rapi dalam baris-baris HTML. Ya, waktu itu gue memang menggeluti hal itu. Gue juga jarang ngeblog karena gue gak punya cukup waktu dan duit buat ngenet. Tapi, buat temen-temen sekeliling gue yang enggak memiliki daya tarik tentang internet malah mencekam gue, mencekam gue dengan kata-kata sensitifnya bahwa gue adalah Manusia setengah Blogspot, Hah? Apa maksud mereka? Mereka kira ngeblog adalah orang imannya lemah dan akan terjerumus diantara script koding, Gue ingin membela diri karena sebenarnya memang bisa dibenarkan sih, tapi bukan itu! kenapa mereka menyangkut pautkan gue sama hal kayak gitu, memang sih banyak dari para blogger yang memulai dunianya dari situ akan menjerumus dan TERTARIK sama pengkodingan, tapi akn enggak semuanya. Ada yang menjadikannya sebagai sarana penyebaran nama, menggunakan sumber daya yang ada dan dia hanya akan fokus pada konten penulisannya.

Waktu itu, ingin rasanya gue membela diri gue sendiri tapi gue gak punya kesempatan untuk berbicara didepan mereka. Ya biarlah, lagipula sebenernya mereka sering bertanya dan minta tolong kegue tentang hal kayak gitu. bener emang, ketika gue didepan komputer, gak peduli daya tarik gue sebenernya lebih spesifik dan enggak menyeluruh, ketika ada yang melihat gue dan ingin minta tolong, rasanya mereka ingin gue menyelesaikan masalah mereka. masyarakat memang enggak mau tau, siapa yang didepan komputer meskipun dia cuma ahli ngotak-atik microsoft word sekalipun, harus bisa membantu instal, troubleshooting dan lain sebagainya. karena titelnya akan tetap, gak peduli dia mau jadi Programmer, Developer, Desainer atau apalah itu, dia akan dibilang Orang Komputer. jadi, apa yang membuat gue tetap berjalan melawan arus hingga saat ini? gue yakin ini adalah Minat. Minat gue jauh berbeda dengan banyaknya kawan-kawan gue. Mungkin benar gue adalah orang yang paling sesat karena gue lebih condong sama jenis jenis komputer.

Kembali pada topik, waktu dulu gue cuma punya blogspot tapi udah ngerti bagaimana cara menghosting, yaaa gue cuma bisa pake hosting geratisan karena gue gak punya duit yang bisa gue relain buat ngapusin uang jajan gue buat beberapa bulan. gue punya banyak akun hosting sama blog dan semuanya gue update minimal seminggu sekali,. Kenapa bisa? sebetulnya dalam hati gue selalu bertanya, apa gue bisa konsisten kayak gini terus? kenapa enggak mempertahankan satu aja nyampe bener-bener kelihatan menonjol? tapi yang ada dalam benak gue, gue bisa berkesan keren kalo punya banyak web banyak dan semuanya gue kerjain sendiri, waktu demi waktu akhirnya gue bisa ngenet lagi dan itu terbukti, banyak temen-temen chatt yang menyanjung gue karena hal ini, gue semakin bangga dan pada akhirnya tepat pada masa gue belajar jahil, padahal gue cuma buat kata perintah Command Jahil aja pake command windows, gue selipin kesemua master executable dan membagikan keorang orang, tapi banyak dari akun gue yang mati mendadak gak tau kenapa. mungkin ini adalah karma, menurut gue, mereka akan bilang gila hebat bener, si fannil bikin virus itu, dan nama gue menjadi membusung jauh dibanggain, ternyata itu malah sebaliknya, ketika banyak karya gue menghilang dari komunitas web tanpa sebab itu, nama gue mulai menghilang dan kayak mereka gak bisa kenal ama gue lagi, apa yang bisa gue banggain? ketika gue pengen pamer lagi, mereka cuma bilang gue diforum forum dengan sebutah HOAX, mbelek.

Nostalgia ini membuat gue khawatir dengan kegiatan gue kali ini, jujur projek gue udah sangat banyak tapi gue berasa pengen ini pengen itu dan semua projek kayaknya pengen gue gencarin lagi, gue gak ngerti sama apa yang ada dibenak gue, tapi gue selalu berharap semoga enggak ada eksperimen yang kacau ditengah karena gue mulai merasa malas dan gue bisa menyelesaikan semuanya dengan rapi.

MONEY?

At many condition, I’ll say that we are, as the normal human being couldn’t be far away from money, money can be one of our inspiration for going to the bright future, and money can promise us many thing that we would like to do in this earth. We can say that we’ve many choice for life but the end we just need money. I’m sory for being don’t make you understand by this language, but sometimes i would describe something with this language and I hope you can understand what I mean although my english seems so bad and unnaceptable. My whole opinion about money never be end, as the normal people, I was very often get phisycal problem with money. I can’t produce my own money, but I just can stand by hoping it forever. I don’t know whats going on myself, but it seems I can’t control it by my only self, maybe true that no such angel will laugh us for wanting it in our life, but in the fact, it can be fatal attention for us, like do whatever though we can get it which no matter what happend to our environment. So, at this post I’ll only say that:

The Poorest People are those who don’t have anything except MONEY

Because…

MONEY can buy a house, but not a home…

MONEY can buy a clock, but not time…

MONEY can buy a book, but not knowledge…

MONEY can buy food, but not an appetite…

MONEY can buy position, but not respect…

MONEY can buy blood, but not life…

MONEY can buy medicine, but not health…

MONEY can buy insurance, but not safety…

MONEY can buy a bed, but not sleep…

and the last, Money can buy SEX, but not LOVE…

Emot

Pada kesempatan kali ini, gue pengen sedikit menghibur beberapa sobat agan dan sista yang kebetulan mampir kesini dengan emot emotan yang gue bikin tadi. sebenernya buatnya simpel, muka gue assetnya seperti alis, mata, idung dan mulutnya diilangin, tai lalat gue ditebelin dan abis itu buat kreasi ekspresi doang deh, langsung aja gue gak bisa lama-lama ini. klik spoiler intip untuk melihat apa isinya yaa

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1