Emot

Pada kesempatan kali ini, gue pengen sedikit menghibur beberapa sobat agan dan sista yang kebetulan mampir kesini dengan emot emotan yang gue bikin tadi. sebenernya buatnya simpel, muka gue assetnya seperti alis, mata, idung dan mulutnya diilangin, tai lalat gue ditebelin dan abis itu buat kreasi ekspresi doang deh, langsung aja gue gak bisa lama-lama ini. klik spoiler intip untuk melihat apa isinya yaa

1

1

1

1

1

1

1

1

1

1

Diri Kita

man masa kini

Sebelumnya, gue minta maaf kalo coret-coretan gue yang baru aja terbuat dari korel ini gak masuk banget sama apa yang bakal gue bahas saat ini. Kita bisa lihat gambar disamping ini, terdapat seorang pemuda dengan mata terkuliti BBM, separuh kepalanya mengeluarkan berkas-berkas yang mencirikan What’s Up, Facebook dan Android. Kemudian didalam kepalnya hanya hitam polos yang mencirikan kekosongan.

Menurut gue, mungkin ini adalah gambaran dari kebanyakan kita saat ini. Sebagian besar dari kita, ditengah masa orde teknologi mulai merajalela dan sangat pesat, kebanyakan dari kita malah menjadi korban dari itu semua. Kenapa tidak? Pemikiran asal manusia dengan adanya teknologi yang semakin canggih kita tidak akan repot repot melakukan sesuatu, semuanya akan dijadikan lebih ringkas, mudah dan dapat dijangkau. Namun nyatanya, ini malah membuat kita menjadi pribadi yang manja, Semakin lama kita didekatkan dengan teknologi macam smartphone itu, ketika kita menjauh pasti rasa gelisah selalu ada dibenak kita, merasakan kepuasan saat menggunakan wifi, akses cepat dan semuanya yang sangat mudah, tapi ketika terjadi satu kendala yang membuatnya menjadi tidak seperti biasanya, kita akan mencibir dan mengeluh.

Oleh sebab hape gue enggak bisa di UPGRADE dan masih tetap menggunakan Nokia X1 [Versi Net Not Net], dan ditambah lagi gue gak punya akun Jejaring Sosial Facebook, dengan bangga gue bilang gue adalah manusia yang bebas dari penyakit seperti itu. Jadi uraian ini bukan mencerminkan keperibadian gue yaa, tapi gue cuma mengutarakan apa yang mungkin bisa gue lihat dari survei gue selama ini.

Mungkin kita terlihat malang, namun ketika kita merasakan teknologi ditengah tengah kita, jelas pasti kita tak akan menyadari bahwa kitalah yang sangat diperalat olehnya. Yaaa intinya sih gue cuma mau ngingetin doang jangan terlalu Overlebai menggunakan teknologi biar gak terlalu terlena aja, kesian orang orang disekitar anda, pasti ada yang merasa dicuekin nooh, Keep Fight and Ganbatte yakk

KubaSP [Seek ‘n Luph]

KubaSPWaktu sambil berlalu, pada akhirnya gue berkonsisten untuk melakukan suatu riset untuk terus bersama projek platform gue, gue pengen buat game tentang petualangan yang tentunya akan diisi oleh beberapa tokoh buatan gue seperti shiho, heibess, baaron, echa dan sebagainya. Namun begitu, gue pengen mencoba-coba dulu, apakah gue bisa menjalankannya. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, biarlah gue sendiri yang akan mencoba untuk menjadi pemeran utama sementara pada produk game buatan gue. terlihat agak mirip, dan yang sangat mencirikan pada karakter ini adalah tai lalat gue kan? hehe

Selain karena alesan nyoba-nyoba. biar sekalian aja dah, ketauan bener misi dari game ini, dalam game ini, gue dituntut untuk menemukan orang yang gue cinta dan tentunya dengan bantuan temen-temen yang memainkan game ini. yaa karena pembuatannya masih berlanjut, gue pengen ngasih beberapa cuplikan awal tentang game ini aja dulu dah, gue harap sobat agan dan sista pada bisa berpartisipasi ngedoain gue semoga gamenya cepet rampung karena setelah itu game dengan genre seperti ini namun dengan dukungan beberapa fungsi sekaligus sebagai mendia pembelajaran seperti layaknya CD interaktif akan gue buat. maka dari itu semoga gak ada hambatan yang bisa bikin gue jadi down dan galau.

LAP [Lagu Anak Player]

Sobat seagan dan sista yang gue sangat hormati, postingan kali ini gue cuma mau ngedeskripsiin tentang software Audio Player bergenre Anak-anak dengan nama Lagu Anak Player. Apa itu Lagu Anak Player? ini adalah software semacam audio player layaknya AIMP atau WinAmp namun khusus untuk nyetel lagu anak-anak. kenapa bisa? karena list yang ada disini bukan buat diinput dengan model drag and drop seperti kebanyakan software audio player secara umum, biasanya sih audio player seperti ini sangat berguna buat website atau blog, tapi sengaja gue jadiin stand alone. program ini dibuat dari ActionScript3. Bahasanya muluk-muluk dan gue gak ngerti semuanya, gue dapet script ini dari forum bebas suatu proyek yang tentunya Open Source di github. kalo sobat pengen ngotak ngatik isinya bisa cari file format xml didalem file instalasinya ntar (buat yang ngerti). alesan kenapa gue pasangin buat lagu anak-anak? gue cuma pengen ngasih ke bocah-bocah sekampung gue lagu-lagu penyemangat yang cocok sesuai umurnya, karena dijaman kayak gini, masa-masa muda bocah kali ini sangat berbeda dengan masa muda kita waktu dulu, meskipun dulu lagu lagu india udah pada bejibun dan asik asik untuk didengar, tapi lingkungan sangat melestarikan budaya nyanyian anak kecil, dan gue pun bisa merasakan hidup dengan tenang, damai, bahagia, sentosa, sehat wal afiat hehehe. Berbeda dengan sekarang, kalo bukan nyanyi tentang pacaran, galau dan macem-macem, bocah-bocah kecil saat ini malah dirasuki kata-kata orang dewasa padahal nyatanya mereka pada kagak ngerti, hal itu disebabkan oleh tetangga-tetangganya yang ABG yang nyanyi gitu, emak-emak yang nyanyi juga dan pada akhirnya bocah-bocah labil seperti itu jadi ikut-ikutan dah.

kalo ada yang pengen ngejejel gimana program itu dan ingin segera menyedotnya, pergi ke Publik DeannSetiia yaaa

si salju abu-abu

dari pagi ini, gue dikejutkan dengan fenomena yang terjadi di daerah kos gue, sleman jogja. peristiwa yang sudah kedua kalinya gue alamin, namun gak separah peristiwa sebelunya. kalo sebelumnya kabut dan debu yang tak henti hentinya mengintari kawasan gue karena angin selalu berhembus yang disebabkan daerah itu diantara rawa dan sawah sehingga ketika angin bertiup, dia akan membuat suatu variabel looping yang dieskseskusi secara terus menerus sehingga terasa bahwa debunya yang masuk kecelah-celah rumah tertiup angin gak berhenti-henti, namun kali ini hanya sebatas hujan debu doang sih. keluarga dan calon keluarga gue juga berwanti wanti buat selalu menggunakan masker karna debu vulkanik yang disebabkan oleh yang namanya gunung kelud itu, kalo debu itu sampe terhirup akan merusak salahsatu organ tubuh gue yaitu jantung, meskipun gue udah make masker tapi rasa detupan jantung gue tetep beda, namun setidaknya ini bisa dijadikan sebagai cara untuk meminimalisir efek peristiwa yang ditakutkan. jalanan dan seluruh sisi dari kos gue tertutup oleh yang namanya debu kecoklatan ini, tidak diragukan lagi mobil mobil didaerah gue persis seperti nuansa diamerika, waktu pada mobil mobil ditutupi oleh salju putih yang membekukan pintu mobilnya, maksudnya mengingatkan gue tentag slide dari dosen waktu ada materi lingkungan bisnis kemaren. h:)

gue coba sapuin daerah dikos gue karena kos tempatnya dipaling depan rumaj dan tepat didepannya polsek depok timur, jadi yang paling merasakan kalo ada kotor itu tentunya gue, gue melakukan hal rutin menyapu ini ternyata salah. Pertama, debu itu balik lagi karena ternyata suasa hujan debu masih belum berhenti, kedua jalanan yang tertutupi debu hingga beberapa sentimeter itu gue siramin dengan niat debunya gak nyebar lagi ke kos gue seperti orang orang waktu nyiramin debu dipinggir jalan raya itu looh, namun karena debunya tebel tebel dan gue enggak nyapuin itu dulu, jadinya kawasan sekitar kos gue malah becek, dibel, dan separonya licin, mengenaskan!!! baru kena musibah dikit aja efeknya malah kemana-mana. kerasa bener pasti apesnya ke yang lain.

Dalam batin gue, gue pengen tau apakah ada orang yang akan mengeluh kepada pemerintah dengan hal ini? kalo banjir yang ketara salahnya ada dimanusia sekitar aja pemerintahnya terus yang disalahin, lah ini? gue pengen tau, bagaimana caranya orang mencari-cari kesalahan orang padahal sendirinya enggak mau turut andil dalam merasakan bagaimana cara menuntaskan atau setidaknya mencari solusi yang tepat. buat sodara sodara gue yang ada probolinggo, semoga mereka tetep baek-baek aja disana