Love is Zero

love means forever

Apa sih yang ada di benak sobat agan dan sista tentang cinta? apa yang akan sobat lakuin jika telah menemukan sesorang yang pas untuk hati sobat? Apabila kenyataan yang dijalankan ternyata lebih pahit ketimbang prinsip, apakah sobat masih akan tetap berpegang teguh sama niat awal?

Refrensi utama gue dalam postingan ini adalah dari peristiwa ketika Ran, Conan atau Shinichi berada di London yang diperoleh dari Miss. Diana. Jadi pada kronologi awal gue juga menyimpulkan kebenaran dari Minerva Grass, sang ratu petenis bahwa Love is Zero, artinya Cinta itu Nol. Tak peduli seberapa banyak kita mengkalikannya, dia akan tetap menjadi nol. Apakah cinta itu nol? terkadang yang gue pikir dari rangkaian kata-kata itu memang ada benarnya, karena menurut studi kasus gue ketika melihat temen gue, sepertinya cinta memang bisa merubah banyak keadaan, bukan hanya membuatnya baik, malah terkadang dia juga bisa memperparah keadaan sekitar. banyak efek dan dampak yang ditimbulkannya, seperti tidak ingin mendengar apapun dari sumber manapun dengan prinsip “Biarkanlah saja semua berkata tidak yang penting aku padamu”, atau merekomendasikan apapun asalkan masih tetap bersama, saling mengalah, dan malah ada juga yang membuat orang itu menjadi lebih keras. “Love is Zero. No Matter How much you add to it, you’ll only lose out of misery”. Bagaimana rasanya menunggu? apa yang diharapkan seseorang untuk hasil dari penantian itu? berapa banyakkah orang yang merasa lelah untuk kegiatan menunggu itu? mungkin akan sangat melegakan bila seandainya sebelum batas usia ini abis, keajaiban datang dan menghilangkan rasa sakit akibat pikiran kacau yang berlebihan, setan utama dalam penantian adalah presepsi, presepsi dapat langsung membuat siapapun tergelincir bahkan selalu membawa hatinya untuk selalu menjadi sesak dan tak lepas dari pikiran buruk. Mengingat bahwa hal seperti ini pasti pernah terjadi diantara kita, namun apa yang akan terjadi dikemudian nanti?

Ada lagi kutipan dari bahasan tentang Benkei seri conan the Movie. gue bsia menyimpulkan cinta bisa membuat orang menjadi lemah. trus apa inti dari bahasan gue? buka spoiler intip untu pemecahan masalah ini yakk

Sayang sekali jawabannya tidak ada, postingan gue hanya sekedar memenuhi kalender kerja gue agar tidak terlihat fakum, gue hanya mencoba kembali membuka opini baru agar kemungkinan besar nanti gue bisa memenuhi lembar kerja gue dengan banyak inspirasi sebab sayangnya sampe saat ini alur cerita yang gue buat tentag peradaban karakter pengganti domain DeannSetiia Land gue masih beristirahat, maklum ya gan, sis.

Langsung aja gue selesaikan, mungkin pernyataan Love is Zero ada benarnya namun, gue jadi terkesima berkali-kali ketika mendengar ucapan seperti ini “Love is Zero, but Zero is where everything starts. Nothing would ever be born if we don’t depart from there”. Cinta memang nol, tapi nol adalah dimana segalanya dimulai, tak akan ada sesuatu yang tercipta jika kita kita tidak memulainya dari sana. wuiiiissh, As expected from my fanique, ckckck.

9 Ciri Wanita Sudah Tidak Perawan Lagi

Sambil baca-baca diforum kaskus karena terasa sedikit refresh setelah yang namanya beban pikiran yang menjalar kemana-mana. kali ini gue cuma mau copycut postingan gue yang diambil dari forum Kasak Kusuk Indonesia [KASKUS] yang langsung gue bawa dari yang namanya ANTO tentang 9 Hal yang harus kita ketahui tentang wanita yang sudah tidak perawan lagi, Cekidot yakk.

1. DI LIHAT DARI CARA BERJALANNYA
Wanita yg sudah tidak perawan akan terlihat kalau dia sudah tidak perawan lagi saat wanita itu berjalan sambil menggendong anaknya apalagi menggendong sambil menyusui, itu sudah jelas kalau wanita itu SUDAH TIDAK PERAWAN LAGI.

2. SELALU MENGHINDAR SAAT ADA COWOK YG MENAKSIR
Bisa dibedakan mana yg perawan, mana yg tidak perawan. Seorang wanita akan terlihat sudah tidak perawan lagi saat kita para cowok menyatakan cinta pada seorang wanita, tapi suaminya datang sambil bawa golok dan marah-marah sama itu cowok. Itu sudah dipastikan, kalau wanita itu SUDAH TIDAK PERAWAN LAGI. INGAT, JANGAN CARI PERKARA.

3. DI LIHAT DARI BENTUK TUBUHNYA
Bentuk tubuh seorang wanita juga bisa menentukan kalau dia masih perawan atau tidak. Jika perutnya terlihat mendadak buncit dalam beberapa bulan dan badannya bertambah melar, itu sudah jelas sekali bisa dipastikan kalau wanita itu SUDAH TIDAK PERAWAN LAGI.

4. DILIHAT DARI LEHERNYA
Kalau yang satu ini, kita harus teliti memperhatikan leher wanita sebelum dijadikan pacar. Siapa tau wanita itu sudah tidak perawan lagi. Jika terdapat tonjolan pada leher bagian depan wanita itu, berarti wanita itu tidak perawan karena bisa dipastikan dia BUKAN PERAWAN tapi PERJAKA.

6. DI LIHAT DARI DADANYA
Dada seorang wanita sangat menentukan kalau dia masih perawan atau tidak. Dan di butuhkan nyali besar untuk melakukannya. Jika dada wanita itu kita pegang rata dan terasa agak keras juga berbulu. Itu tandanya dia juga BUKAN PERAWAN tapi PERJAKA.

7. DI LIHAT DARI NAMANYA
Kalau ada seorang wanita yg bernama gadis, maka cepat nikahi wanita itu. Rugi banget kalau sampe di duluin orang. Kan enak tuh kalau kita nanti sudah tua, istri kita nanti tetap GADIS. Sobat cowok jangan sekali2 menikahi seorang wanita yg bernama BAMBANG, UCOK, Atau SLAMET. Karena pasti BUKAN PERAWAN.

8. DI LIHAT DARI CARA MEMBACA
Cowok yg saking seriusnya membaca postingan ini dan baru sadar kalau nomer 5 tidak ada, bisa dipastikan tidak perawan.

9. DI LIHAT DARI CARA DIA KALAU UDAH MEMBACA
Cowok yg sadar kalau nomr 5 tidak ada, dan langsung liat ke atas. Dan berkata “Oh iya nomer 5 tidak ada” abis itu nyengir dan senyum2 kecil. Berarti dia itu nggak perawan

Jika postingan ini bermanfaat, mohon suguhannya

b:cemberut: e^_^ :p  h:o

Kartun di Indonesia

kartunApa maksudmu wow…wow….wow…..wow…..wo
Bisa dicapai di langit ini
Tetapi wow….wow…wow….wow…wow
Kita tidak tau rencana esok hari
Setelah mimpi panjang tiada akhir…
Di dunia sepi, hingga pikiran bersemangat
Kelihatannya akan kalah, tapi kepak sayap tiada kabarnya….

Dulu, masa kecil gue adalah masa yang amat menyenangkan kalo gue menolak ukurkan dengan masa kecil bocah-bocah hari ini. entah kenapa, di negara gue sendiri gue malah merasa janggal. stasiun televisi memang hebat. mereka mencari ketertarikan masyarakat dengan memperbanyak acara berita, gosip, sinetron dan semuanya. Tapi, sebagai orang yang penuh dengan imajinasi, sepertinya hal ini malah diabaikan publik.

Entah apa yang dipikirkan, mungkin kalo gue berada dalam status dan seperti mereka, gue akan lebih memilih drama pilihan, sinetron atau berita. tapi, kenapa tidak membiarkan waktu untuk anak-anak kecil yang seharusnya mereka akan lebih berkembang dengan asahan imajinasi?

Pada postingan gue kali ini, gue enggak pengen terlihat seperti yang namanya Farhat Abbas yang selalu membela argumen sendiri dan tidak memikirkan sekelilingnya yang selali dibuat makan hati sendiri, postingan ini gue cuma mau mencurahkan pendapat gue yang kemungkinan buat seorang mahasiswa baru seperti gue atau beberapa yang lebih tua dari gue bisa merasakan masa-masa dulu. yang gue tau, alasan kuat orang-orang kita dulu untuk menghapuskan perfilman kartun itu berasal dari teori filsafat dan liberalitas ya? dalam berbagai hal film-film kartun anak kecil biasanya akan diselipi dengan suguhan-suguhan yang merusak (katanya), seperti menyembah dewa, tidak percaya tuhan dan lain sebagainya. Pro Kontra pernah gue denger waktu itu, bahkan serial detective conan aja pernah dibilang kurang bagus karena selalu memperlihatkan pembunuhan, penculikan dan lain sebagainya.

Tapi disisi penalaran gue itu berbeda. menurut hati gue, itu adalah penting sebab ketika banyak film film kartun, dampaknya juga bisa masuk ke imajinasi anak-anak kecil yang pastinya akan menjadi penerus bangsa ini. seharusnya orang-orang dewasa tidak harus melihat pada satu sisi aja dong. emang dikira film masa sekarang yang banyak pelukan ama ciuman kayak gitu bagus buat bocah kecil masa sekarang? waktu gue kecil, gue dan temen-temen gue sering banget punya ide baru untuk permainan-permainan yang menyenangkan, terkadang kita bisa menghabiskan waktu kita sebagai anak kecil yang penuh keceriaan yang nyata, lomba menggambar, mewarnai film film dikartun, permainan dari kartun pula banyak banget. dari situ, ada yang makin berkembang dan jadi pinter ngegambar, khayalan bagus dan bisa membuat seri seperti itu, kan kalo diterusin siapa tau indonesia bakal bagus dalam hal hiburan imajinasi. emang dikira kartun dan anime cuma buat anak kecil doang? Lagipula,  yang bikin kartun itu, soundtrack dan sebagainya juga orang dewasa kan? Sekarang tuh, baru gabung sama Bandai aja dalam seri Bima Satria Garuda aja udah begitu banget. coba nih, kalo pas seri kartun itu tetep diadain, mungkin indonesia sekarang imajinasinya pada mantep-mantep, banyak stasiun televisi yang memiliki orang-orang yang jago dalam hal kartun 2 dimensi atau lebih lebih ke yang 3 dimensi. nyanyian banyak, permainan banyak, imajinasi ada, abis itu tinggal dicangkokin aja ama kepercayaan yang baik dari dukungan orang tua.

Lah kalo sekarang? jamannya bocah SD sekarang mungkin mereka bilang enak, tapi menurut gue enggak indah bro!! kenapa? nyanyiannya aja laen, yang mereka maenin juga paling gak nyampe seperempat dari permainan kita waktu itu. korealah, musik yang kemana-manalah, trus apa lagi? bahkan menurut gue sendiri seharusnya penyanyi cilik itu nyanyiin yang panteslah, lagu anak-anak, kan anak kecil butuh yang kayak gitu, dan enggak kayak boyband yang niru niru koreaan. apa tau katanya? bikin gondok

umumnya, kata-kata dan masukan gue biasanya enggak pernah kena ke hati semua orang, bahkan rasanya pada diabaikan, tapi coba dong kita lirik lagi dari segi itu, indonesia itu butuh imajinasi yang kuat. kalo enggak ada imajinasinya nih trus yang pendidikannya kusut, segi mana yang mau dinilai? setidaknya meski enggak berpendidikan, tapi bisa digunain buat imajinasi, kali aja indonesia bisa terlihat modern dan lebih maju.

Yogya-Kaliurang Jorney

Pada Postingan gue kali ini, gue ingin share pengalaman gue seharian ini (Tanggal 29 November 2013, maklum lewat 12 menit karena proses update blognya) tentang yang namanya perjalanan gue bersepeda ria dikawasan jogja ini. bagaimana gue bisa menjelaskan bagaimana rute perjalanan gue ini, tapi gue akan memperinci sesuai dari skema rekayasa pada gambar dibawah ini. Jangan lupa tekan Spoiler Intip yaa untuk kejelasannya

#Peta Rekayasa: Yogyakarta-Kaliurang

#Peta Rekayasa: Yogyakarta-Kaliurang

    • Pukul 09.00, perjalanan pertama dimulai dari kos gue, bersama temen gue yang kuliah di UIN Sunan Kalijaga [Anggi Supriyadi::20::Co] yang kemudian menyusuri yang namanya belakang kampus gue, STMIK Amikom Yogyakarta buat ngejemput temen gue juga yang kuliahnya sama ama gue [Umi Kaltsum::20::Ce]. Start pada waktu yang lama lewat jalan pintas kecil dan nyampe-nyampenya lewat Pasar Kaliurang Kilometer 10,5an kalo gak salah. setelah itu menyusuri jalan dan akhirnya sampe kekampus UII (Universitas Islam Indonesia) untuk nyamperin temen gue [Iva Hasanah::19::Ce] sejam setelahnya (Lihat pada garis warna biru yang mengarah dari titik Kordinat A ke B).
    • Pukul 10.27 Kami memulai perjalanan kami menuju Taman Wisata Kaliurang yang dimulai dari Kampus UII.  dengan gaya woles dan banyak berhenti karena faktor perjalanan tidak mendukung (alasannya adalah karena jalan kearah merapi itu adalah tanjakan semua dan yang cowok juga musti melakukan ritual jumatan) akhirnya kita sampai di Tlogo Putri sekitar jam 2.30an, (Lihat pada garis warna biru yang mengarah dari titik Kordinat B ke C)..
    • Pukul 4.30 Kami akhirnya berangkat lagi kekampus UII dan beristirahat sejenak disana. perjalanan ke UII dari Kaliurang itu sangat ringkas sebab kita hanya menghadapi turunan saja. diperkirakan menghabiskan waktu 1 jaman saja (Lihat pada garis warna merah yang mengarah dari titik Kordinat C ke B).
    • Pukul 21.12 Kami turun lagi ke kampus arah gue, namun kali ini karena gelap dan jalan tidak dilengkapi dengan lampu, makadari itu kita mengambil rute Ringroad Utara dan menghabiskan waktu tepat 23 Menit sampai tiba ke kos lagi, (Lihat pada garis warna ijo yang mengarah dari titik Kordinat B ke A).
    • Karena desakan keperluan, akhirnya gue enggak beristirahat langsung di kos, hanya sekedar ngambil dompet dan pergi lagi dan kali ini ke malioboro (maklum, alun-alun lagi rame tukang jual, dan gue ngerasa kebelet karena harganya murah murah, hehe), (Lihat pada garis warna biru muda yang mengarah dari titik Kordinat A ke D).
    • Tiba di kosan lagi pukul 23.54 dan update blog ini deh.

Skema Rute:
Kampus Amikom ke Kampus UII Kaliurang (Lewat dalem) 8,9KM
Kampus UII Kaliurang ke ke Taman Wisata Kaliurang 5,6KM
Taman Wisata Kaliurang ke Kampus UII Kaliurang 5,6KM
Kampus UII Kaliurang ke Kampus Amikom (Lewat Ringroad) 11,8KM
Kampus Amikom ke Alun-Alun Malio 7,3KM
Alun-Alun Malio Sampe ke Kosan 7,3KM

h^_^ e^_^ ^_^ b^_^